PART 2 – Cara membuat Private Blog Network

Leave a Reply

Comment as a guest.

    1. Sama-sama, kalo terkendala modal bisa pake WEO 2.0 yang gratis dulu. Mungkin hasilnya tidak se-“Hebat” PBN dengan domain sendiri tapi cukup bagus untuk keyowrd persaingan rendah.
      Atau bisa pake deleted domain. Kalau persaingan rendah 5-10 PBN dengan deleted domain kemungkinan sudah berpengaruh pada SERP.

    1. Ia gan, Google memang de-index website2 yang terlihat dan memiliki ciri-ciri seperti PBN. Tapi google tidak de-index website money site.
      Makanya penting untuk buat PBN kita tidak seperti PBN tp seperti money site yg berkualitas.
      Buat PBN juga harus berkualitas. Makanya di penjelasan saya ada bagian yang mengatakan untuk mengisi beberapa postingan artikel dalam 1 PBN supaya gak “kentara” bgt kalo ini untuk PBN.

      PBN akan aman jika di perlakukan seperti blog pada umunya yaitu update artikel secara “alami”.

  1. Mantap gan info nya.
    Yang mau saya tanyakan,
    Seumpama saya punya 50 pbn Dengan niche health,
    Yang kemudian saya pakai untuk backlink ke money site saya yang juga health.

    Apakah pbn tersebut bisa saya gunakan lagi untuk optimasi money site saya yang baru yang juga tenting health?

    Makasih gan buat ilmu nya

  2. Mantab mas Gabriel artikelnya. Saya mau tanya, kalo hosting beda, otomatis ip nya jg beda mas? Mas Gabriel pakai hosting mana saja untuk PBNnya mas? minta daftarnya dong…Oh ya, kalo kompetisi itu cukup diliat dari google keyword planner aja cukup ya Mas? Terima kasih Mas 🙂

    1. Terimakasih mas. Ia kebanyakan beda hosting beda IP, meski kadang ada aja yang sama kalo dia reseller dari hosting yang sama tapi paling gak name servernya beda.
      Kalau google KW planner saya gunakan hanya untuk lihat jumlah pencari.
      Kalo untuk melihat persaingan ya kita cek sendiri halaman pertama google.
      Tools premium yang sangat sering saya gunakan adalah Long Tail Pro. Saya gunakan tools ini untuk mencari keyword yang OK dan untuk cek persaingan juga.
      Saya jarang pake software2an tapi Long Tail Pro adalah salah satu tool wajib punya menurut saya karena software ini sangat membantu kita di awal.

  3. kalo tiap domain PBN hostingnya berbeda2, lumayan juga ya modalnya hehe. Jika alternate hosting di combine pake free hosting kira2 bisa ƍäª ya om? Lagian kan per PBN hanya terisi 5-6 artikel.

    1. Bisa saja sih selama IPnya beda, hanya saja sy tidak pernah pake free hosting.
      PBN itu aset, jadi sy perlakukan aset sy dengan baik.
      Tapi kalo free hosting bisa berikan layanan seperti paid hosting why not

  4. Mau tanya, jadi pbn itu hanya sebagai sumber backlink saja, dan kalau saya beli aged domain lalu harus diisi dengan postingan inggris atau indonesia? Terimakasih

  5. Terima kasih mas Gabriel atas tipsnya ini, ada hal yang ingin saya tanyakan. Apakah bisa jika membeli IP untuk setiap hosting yang akan kita gunakan karena ada beberapa rekan yang membangun PBN dengan membeli IP di penyedia hosting yang sama dalam 1 reseller hosting. Apakah hal tersebut sama dengan membeli hosting di tempat berbeda. Apakah kekuatan PBN nya sama bagusnya dan aman dari deindex ?

    1. Saya rasa bisa2 saja. Tapi saya gak yakin harganya akan jatuh lebih murah.
      Saya merasa beli paket shared hosting dari berbagai penyedia hosting cukup praktis dan paling murah.
      Kita bisa dapat IP yang beda dan name server yang beda. Rata2 harga shared hosting mulai dari 60 ribu – 150 rb per tahun.

      Kalau tidak salah mengerti, biasa nama hosting seperti itu di sebut SEO host ya yang tujuanya memang untuk membangun PBN.
      Menurut pengalaman saya domain saya yang menggunakan hosting jenis itu paling banyak deindexnya. Meski name server dan IP yang di beri beda tapi masih ada foot print yang bisa di trace atau dilacak Google menurut saya.

  6. Ilmunya lumayan nih dipraktekin, cuman yang jadi masalah modalnya lumayan juga ya gan.
    PBN gratisan untuk persaingan rendah gk masalah kan ya?

    memang paling cepat untuk masuk page 1 itu sejak artikel diterbitkan (website utama) kira2 paling cepat untuk persaingan yang rendah brp lama ya?

    1. PBN gratisan masih works kok untuk persaingan rendah meski effeknya gak sekuat PBN berbayar.
      Untuk yang gratisan alias web 2.0 juga bikinya jangan asal. Daftar pake nama yang brand-able dan jangan isi backlink seketika itu. Isi posting 3-5 posting baru isikan link. Isikan juga link ke web authority lainya.

      Untuk berapa cepet susah prediksinya. Kalo beberapa tahun lalu 2 minggu aja uda page 1 kalo pake PBN. Sekarang Goggle lagi “alay”. Bisa beberapa minggu sampai bulan SERP kita gak naik2. DI sisi lain ada yang hitungan minggu malah uda naik. Ya memang tergantung di pemilihak KW juga sih. Tapi kebanyakan temen saya bisa lihat hasil yang cukup signifikan dalam bulan 1-2 setelah website di beri backlink untuk KW yg medium.

  7. Karena saya gak punya modal, jadi mau nyoba yang gratisan dulu pakai web 2.0. Pertanyaannya, agar IP setiap Blog Web 2.0 berbeda gimana ya caranya? 🙂

Read Next

Sliding Sidebar