sengaja-bersin-ke-petugas-satpam-di-mal-pe

Sengaja Bersin ke Petugas Satpam di Mal Wanita Taiwan Dipenjara

DUNIA

Sengaja Bersin ke Petugas Satpam di Mal Wanita Taiwan Dipenjara  Seorang wanita Taiwan yang menyengaja bersin pada petugas satpam sebab tidak diterima masuk di pusat belanja Ion Orchard, Singapura, April lantas, ini hari dijatuhkan hukuman penjara 11 minggu.

Sesudah bersin pada penjaga, wanita namanya Sun Szu-Yen itu mengatakan, “Kamu memahami? Ya, kamu telah memahami! ” Ia selanjutnya keluarkan paspornya dari tasnya serta memberikan tambahan: “Saya orang China. Saya orang Taiwan.” Diambil dari situs The Straits Times, Kamis (10/9), Sun ada di Singapura dengan izin periode panjang. Ia pada akhirnya akui bersalah di pengadilan pada Juni lantas atas satu tuduhan bertindak gegabah serta dakwaan pelecehan. Sesudah Sun mengaku kekeliruannya, hakim menyebutnya untuk dicheck buat jalani penyembuhan harus (MTO). Aktor akan jalani perawatan situasi mental mereka untuk alternatif hukuman penjara.

Tetapi ia tidak dipastikan tidak punyai penyakit jiwa.

Kejadian bersin itu berlangsung 12 April kemarin. Pengadilan dengar satpam namanya Devika Rani Muthu Krishnan, 56 tahun, ditugaskan ke salah satunya pintu masuk Ion Orchard di Lift Lobby A di lantai lima mal. Sengaja Bersin ke Petugas Satpam di Mal Wanita Taiwan Dipenjara 11 Minggu Salah satunya pekerjaan masyarakat Singapura ialah pastikan konsumen harus isi formulir untuk pencarian contact serta harus pastikan mereka menggunakan masker sebelum masuk mal.

Sun yang tidak menggunakan masker datang seputar jam 12.40 serta isi formulir.

Wakil Jaksa Penuntut Umum Deborah Lee awalnya menjelaskan, “Korban memperingatkan terdakwa untuk menggunakan masker sebelum masuk mal. Tetapi, terdakwa memakai syalnya untuk tutupi mulutnya.”Saat korban tidak meluluskan terduga masuk ke mal, terdakwa keluarkan selendang lain dari tasnya serta akan memakainya untuk masker.”

Sun selanjutnya bersin mengarah Devika Rani saat dia menampik Sun untuk masuk di tempat mal. Orang Taiwan itu ambil formulir itu serta meniadakan data penjelasannya.Satu camera pengawas merekam peristiwa itu. Sun selekasnya tinggalkan tempat itu. Untuk melampiaskan rasa frustrasinya, ia ambil barang-barang, termasuk juga penghisap debu serta botol kaca, serta melemparkannya keluar jendela. Seorang penjaga keamanan mal memberitahukan polisi sesudah ia menampik untuk tenang.

DPP Lee awalnya menjelaskan pada pengadilan jika berdasar laporan Institute of Mental Health, Sun mempunyai masalah mood. Sebab bertindak gegabah, Sun, yang sebagai wakil dirinya di pengadilan, dapat dipenjara sampai enam bulan serta denda sampai USD 2.500 atau Rp 37 juta. Untuk pelecehan, pelanggar bisa dipenjara sampai enam bulan serta denda sampai USD 5.000 atau Rp 74 juta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *